Eksperta Logo
Services background

Layanan Kami

Laboratorium Pengujian
Laboratorium Kalibrasi
Integrasi Sispek dan CEMS Audit
Perawatan Alat Isokinetik
Pelatihan
Konsultasi
Konektivitas Sispek

Laboratorium Pengujian

1. Pengujian menggunakan metode sampling isokinetik

Sampel-sampel Emisi Sumber Tidak Bergerak, yang bersifat padatan maupun aerosol, wajib menggunakan metode sampling isokinetik dalam pengujiannya. Laboratorium kami menyediakan layanan pengambilan sampel isokinetik untuk berbagai parameter seperti Particulate Matter, logam-logam, Sulfuric Acid Mist, dan sebagainya. Metode uji mengacu pada standar US EPA dimana setiap parameter pengujian wajib melaksanakan preliminary method mengacu US EPA method 1 sampai 4 agar sampel yang diperoleh bisa representatif dan siap dalam pengambilan analit-analit yang spesifik menggunakan metode utamanya seperti US EPA method 5 untuk partikulat.

Sampling Isokinetik Peralatan Sampling

2. Pengujian gas polutan (CO, NOx, SO2, CO2) dan O2 dalam cerobong menggunakan gas analyzer metode sensor elektrokimia

Dalam mendukung layanan pengujian emisi yang akurat dan terpercaya, kami menyediakan berbagai pilihan gas analyzer electrochemical sensor untuk pengujian gas-gas polutan. Tersedia pilihan gas analyzer yang ringkas, cepat, dan sesaat, atau gas analyzer dengan sistem optical sensor (NDIR, Chemiluminescence), untuk pengujian yang membutuhkan ketelitian tinggi, durasi pengujian yang lama, dan handal dalam berbagai kondisi (wet gas), sistem ini pun bisa digunakan untuk uji RATA terhadap CEMS, atau backup device ketika CEMS mengalami kerusakan.

Gas Analyzer

Laboratorium Kalibrasi

1. Meteran Gas Kering Kalibrasi

Kalibrasi Dry Gas Meter dilakukan untuk memastikan akurasi pengukuran volume gas yang digunakan dalam pengukuran emisi, sampling gas, maupun aplikasi industri lainnya. Proses kalibrasi dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran Dry Gas Meter terhadap standar volume gas yang tertelusur ke Sistem Internasional Satuan (SI). Kalibrasi ini mengacu pada standar dan pedoman internasional EPA Method, serta praktik terbaik dalam sistem manajemen mutu ISO/IEC 17025. Hasil kalibrasi digunakan untuk menjamin keabsahan data pengukuran gas, terutama pada kegiatan pemantauan lingkungan dan pengendalian emisi industri.

Dry Gas Meter Kalibrasi

2. Tampilan Suhu Indikator Kalibrasi

Kalibrasi Indikator Temperatur bertujuan untuk memastikan ketepatan pembacaan suhu pada alat ukur digital maupun analog. Proses ini dilakukan dengan membandingkan nilai yang ditunjukkan indikator temperatur terhadap standar suhu yang telah tertelusur ke standar nasional atau internasional. Kalibrasi temperatur mengacu pada standar SNSU PK.S-04 2023 Panduan Kalibrasi Indikator dan Simulator Suhu menggunakan Metode Pengukuran dan Simulasi Kelistrikan dan pedoman teknis ISO/IEC 17025. Kalibrasi ini penting untuk menjamin keandalan pengukuran suhu pada proses industri, laboratorium, lingkungan, serta sistem pemantauan yang memerlukan kontrol temperatur yang akurat.

Indikator Temperatur Kalibrasi

Integrasi SISPEK dan CEMS Audit

1. Integrasi CEMS dan konektifitas SISPEK

Kewajiban integrasi CEMS ke SISPEK didasari oleh peraturan dari KLHK, khususnya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 13 Tahun 2021. Tujuan utama dari regulasi ini adalah untuk memastikan pemantauan emisi dari cerobong industri dapat dilakukan secara kontinu dan dilaporkan secara real-time kepada pemerintah, sehingga kualitas udara dapat terpantau dan dikendalikan secara lebih efektif. Ada 10 sektor industri yang wajib melakukan integrasi yaitu: Industri Semen, Kertas / Pulp & Kertas, Peleburan Besi dan Baja, Rayon, Carbon Black, Migas (Minyak dan Gas), Pertambangan, Pengolahan Nikel Matte, petrokimia, dan pembangkit listrik.

2. Audit Uji Akurasi Relatif (RATA)

RATA adalah prosedur membandingkan pengukuran emisi CEMS dengan metode referensi yang sesuai. Laporan RATA harus berisi minimal 9 kali pengujian yang valid untuk parameter partikulat dan Hg. Menurut US EPA 40 bagian 60, RATA memiliki kriteria lulus/gagal, dan kriteria tersebut adalah sebagai berikut:

  • RA = 20% atau 10% dari standar emisi yang berlaku untuk NOx/SO2
  • RA = 20% atau perbedaan 1 % untuk CO2/O2
  • Pengujian harus dilakukan dengan unit beroperasi pada lebih dari 50% kapasitas beban normal

Metode referensi yang sesuai yang digunakan selama RATA adalah:

O2: Metode EPA 3A

NOx: Metode EPA 7E

SO: Metode EPA 6C

Aliran: Metode EPA 2 – 2H

Partikulat: SNI 7117.17-2009 atau Metode US EPA 5

Perawatan Alat Isokinetik

Untuk mendukung pengujian emisi secara isokinetik dimana kondisi pengujian yang sulit dan keras, perawatan berkala peralatan sangat penting untuk dilakukan. Eksperta memberikan layanan perawatan maupun perbaikan alat isokinetik agar kondisi peralatan tetap baik dan dapat diandalkan dalam pengambilan sampel.

Pelatihan

PT Eksperta Adi Manusa bekerja sama dengan PT Enerviro Rinata Adi (divisi Enerviro Academy) juga menyediakan customized training secara umum maupun in house yang sangat dibutuhkan di bidang lingkungan seperti: training sampling partikulat secara isokinetik mengacu kepada standar USEPA method 5 dan method 17, training iso 17025, inventarisasi GRK mengacu kepada standar ISO 14064-1 dan banyak jenis training lainnya yang sangat diperlukan bagi praktisi di sektor lingkungan untuk menambah pengetahuan dan kompetensinya. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kontak nara hubung kami.

Bisa di cek di link berikut: https://enerviro.com/enerviro-academy/

Pelatihan

Konsultasi

1. Audit Energi

Proses evaluasi penggunaan energi dan identifikasi potensi penghematan energi melalui rekomendasi peningkatan efisiensi terhadap peralatan pengguna energi atau program konservasi energi. Menurut ISO 50002 audit energi adalah analisis secara sistematik penggunaan dan konsumsi energi dengan ruang lingkup pekerjaan melakukan identifikasi, mengkaji dan merekomendasikan potensi penghematan energi untuk meningkatkan kinerja peralatan pengguna energi. PT Eksperta Adi Manusa mempunyai pengalaman yang luas dalam melakukan audit energi pada berbagai sektor seperti pembangkit listrik, industri-industri maupun gedung komersial.

Audit Energi

2. Penilaian Lokasi Lingkungan (Environmental Site Assessment/ESA) / Uji Tuntas Lingkungan (Environmental Due Diligence/EDD)

Pengertian due diligence secara umum adalah proses kontrak akuisisi atau pembelian aset properti perusahaan melalui proses merger dan akuisisi (M&A). Pengertian secara aspek lingkungan yaitu melakukan asesmen lingkungan pada saat sebelum kontrak untuk mengidentifikasi hal-hal yang berakibat pada kewajiban/liabilitas lingkungan di masa depan yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial. Metodologi yang dipakai untuk melakukan environmental site assessment (ESA) yaitu ASTM 1527-05 untuk fase 1 dan ASTM 1903-97 (2002) untuk fase II.

Environmental Site Assessment

Konektivitas Sispek

Sispek Connectivity adalah solusi Sistem Integrasi & Monitoring Data Emisi yang terintegrasi dengan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) untuk mendukung pengelolaan, pemantauan, dan integrasi data emisi secara real-time sesuai ketentuan regulator yang berlaku. Layanan ini mengelola alur data emisi secara end-to-end, mulai dari pengambilan data di lapangan hingga distribusi ke sistem pelaporan regulator seperti SISPEK, sehingga perusahaan dapat memastikan akurasi data, sistem kerahasiaan, dan pemenuhan lingkungan. Solusi ini telah diterapkan pada berbagai sektor industri.

Arsitektur Sistem CEMS

Arsitektur Teknologi (DAS & DIS)

Dalam implementasi CEMS (Continuous Emission Monitoring System) Sispek Connectivity dibangun di atas dua komponen utama:

▼ Sistem Akuisisi Data (DAS):

Sistem yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan, merekam, dan menyusun data hasil pengukuran emisi dari sensor dan analyzer secara kronologis. DAS memastikan data emisi tersimpan dengan baik dan siap digunakan untuk kebutuhan monitoring serta pelaporan.

Tampilan Dasbor

Tampilan Dasbor